Monday, September 23, 2013
Menjaga Iman di Era Post-Modernisme
Thursday, February 2, 2012
Masa Bimbang pun Datang
Sunday, November 28, 2010
Sejauh mana kepekaan Jiwa mu Terhadap Kebenaran?
Wednesday, November 17, 2010
Siapa Yang Kau Cari di Dunia Ini?

By kang_bagus al jamily
Tahukah kita bahwa apa sebenanrya hakikat muara dari seluruh cabang aliran air kehidupan ini? Kalo kita renungkan hakikatnya kita akan ketemu pada kemahakuasaan dzat yang maha pencipta, yaitu allah swt. Ketika batin ini telah mampu merasakan nilai-nilai ketuhanan maka akan sangat mudah kita menangkap setiap fenomena yang terjadi di jagad raya ini bahwa dibalik semua itu ada dzat yang tersembunyi yang senatiasa mengatur keberlangsungan hukum alam yang telah tunduk dan patuh dibawah kekuasaanNYA.
Para sufi dan ahli hikmah al ‘arif billah telah jauh lebih dulu memahami eksistensi dirinya dihadapan allah (eksistensi makhluk terhadap sang khalik.) Yaitu tiada lain melainkan hanya untuk menyembahNYA. Mereka mengetahui dan sadar dengan sepenuhnya bahwa segala sesuatu telah diatur olehNYA. Kita tinggal melaksanakannya apa yang telah menjadi aturan ilahi dan tunduk patuh sebagaimana makhluk ciptaanNYA yang lain seperti hewan, tumbuhan, malaikat dimana bukti ketundukan mereka dalah bertasbihnya dalam setiap saat dengan tasbih yg tiada dipahami oleh manusia.
Beruntunglah bagi siapa saja yang mampu menangkap makna dibalik segala sesuatu dari hasil ciptaan ini, tidak berhenti pada lapisan kulit terluar tetapi mampu menyelami hakikat yang terdapat dalam setiap kejadian dan fenomena yang ada. Sehingga pada ujungnya engkau akan menemukan keputusan yang sebagaimana di senandungkan oleh nabiyulloh ibrahim ‘alaihis salam, dia berkata:” sungguh shalatku, ibadah, hidupku, matiku, adalah milik Allah semata,’’ kita milik allah dan kita akan dikembalikan lagi kepada NYA pada waktu yang telah di rencanakan olehNYA.
Seorang pecinta tiada pernah tentram hatinya manakala dia terpisahkan dengan kekasih yang di cintainya, bahkan dia akan berlaku aneh sebab saking gandrungnya pada yang di cinta, begitulah sifat seorang hamba dengan tuhannya, dia akan senantiasa bersamanya di setiap keadaan apapun di tempat manapun, dan di posisi apapun. Jangan engkau membanyangkan bersama tuhan lantas manunggal secara materi( fisik) bukan, tetapi kesadaran batinnya lah yang menyatukan kehendaknya dengan kehendak tuhannya. Dia senatiasa bersama sang kekasih dengan tiada jemu menyebut-nyebut tentang kekasihnya dimanapun dia berada, dia tak peduli apapun yang terjadi, asalkan semua itu tak menggangu hubungan baik dia dengan kekasih.
Sekali lagi hakikatnya kita semua ini akan menuju kepada yang satu yaitu tunggal al ahad. Dalam mengenal Allah, kita akan tergantung dengan kesiapan batin kita untuk mengenalNYA. Allah swt adalah tuhan yang eksistensinya tersembunyi, dia dapat kita rasakan kehadirannya dengan kepekaan batin dan rasa kita, bukti kekuasaanya yang tersebar di alam dunia ini adalah media NYA untuk mengenalkan eksistensi diriNYA di hadapan para makhluk seluruh jagad raya.
Wahai kasih (fatamorgana)
By kang_bagus al jamily
Sampai saat ini q teringat dirimu. walau kau jauh disana aku tetap ingat dirimu, ada daya gravitasi yang cukup kuat mendorong ingatanku untuk mengingatmu. duhai yang hinggap di kalbuku, mengapa rasa rindu ini begitu tajam merasuki kalbuku, wajahmu takkan pernah pudar membawa pesona cerah dan teduh. Q seolah ingin senantiasa bersamamu di setip waktu tapi itu mustahil, kini kau telah jauh disana nan jauh laksana air yng mengalir meresap kedalam pori pori tanah dan lenyap sekejap tanpa sisa setetes pun, padahal setetes itu adalah lebih dari cukup berharga bagiku.
Wahai kasih, Tiada lagi goesaan tinta yang aku tulis tentangmu karena dirimu telah lenyap di hadapanku, aku tak mampu lg menggambarkan bagaimana keadaanmu saat ini, masih ingatkah dikau pada ku? Masih cintakah dikau pada ku? Tiada jawaban yaang ku terima hingga batiku bergumam,’’sudahlah tidak usah terlalu dalam merisaukan dia, bagaimanapun jua dia hakikatnya bukanlah milik siapa siapa, dia akan menentukan jalannya sendiri, begitu juga dirimu, kamu sebaiknnya menentukan jalan hidupmu, untuk masa depanmu,’’. aku mengerti apa maksud kalbuku, aku di minta agar melupakannya dan menganggapnya sebagai hayalan dan aku harus bangun dr khayalan yang menggelisahkan itu.
Sulit memang, aku telah terlanjur menjebur ke dalam air sungai cinta dengan si dia, baiklah aku sadari memang semua itu lamunan ku selama ini yang terlalu muluk untuk aku gapai, rasanya tiada mungkin di dunia yang segalanya bisa aku peroleh. Kecuali nanti di alam keabadian, dengan kehendak NYA. Walau demikian aku kan berusaha melupakannya dan melupakannya seiring dengan arus putaran bumi.
Wahai kasih, selamat jalan semoga engkau senantiasa dinaungi rahmadNYA. sekarang lakukanlah apa yang menjadi cita-cita, buanglah pikiran tentangku dlm sanubarimu. Relakan aku pergi dari kalbumu untuk waktu yang tak tahu entah akan kembali pd mu atau selamanya kita takkan bersama lagi, mari kita berjalan pada jalannya masing masing menggapai cita-cita, pergilah dimanapun kau suka, di ufuk timur mentari pagi telah menyambutmu untuk mencapai masa depan yang cerah, sedangkan aku kan selalu menapaki jalan terjal dan berliku-liku di saat berpisah darimu untuk waktu yang tiada pasti, walau demikian aku pun tak mau menyerah begitu saja dengan keadaan yang sulit, walau aku tiada berpunya apapun hanya sebatas bekal perjalanan secukupnya.
Aku optimis suatu saat nanti aku bisa mengejar mereka yang lebih dulu berlari dari keterkungkungan asmara cinta yang tak bertepi ini ke luar dan menggapai cakrawala pengalaman dan wawasan kehidupan yang sebenarnya dan bukan fiktif belaka. Mereka yang sadar bahwa menjalin asmara tanpa ada ikatan pernikahan adalah hanya akan menambah sederet masalah dari berbagai segi, katakanlah segi moral, etika, terbentur dengan aturan norma sosial agama dll.
Wahai akum muda, sadarlah kesenangan sesaat yang namanya cinta itu telah melalaikan akal kesadaran batin kita untuk berdiri diatas nilai-nilai kebenaran yang hakiki. Akhirnya kita terjebak pada kepentingan kepentingan duniawi yang ujung-ujungnya adalah kepuasan sesaat yang melahirkan penyesalan bukan hanya di dunia saja namun terbawa hingga di akhirta kelak, Na’udzuubillahi Mindzalik
Sunday, November 14, 2010
Marhaban Ya Id Adha.......
Monday, April 19, 2010
Pikir Sebelum Bertindak
Friday, December 4, 2009
galerry
Wednesday, November 4, 2009
Merenungi Makna Sunnatullah

Monday, November 2, 2009
Dialog Dengan Diri Sendiri

Tuesday, August 18, 2009
manfaat mengendalikan pandangan Mata
Ketauhilah pandangan mata itu merupakan anak panah dari anak panas iblis. Siapa yang mengumbar pandangan matanya, dia akan menuai penyesalan. Nah apa saja manfaat dari menahan pandangan..? menurut buku yang di tulis oleh pak luqman haqani ada beberapa manfaat menahan pandangan mata nih di baca yang serius ya……
Menahan pandangan mata berarti mengikuti perintah Allah SWT, yang sekaligus merupakan kebahagiaan hamba dalam kehidupa dunia dan akhirat. Tidak ada yang lebih bermanfaat bagi hamba di dunia dan diakhiratnya selain dari mengukuti perintah Allah Swt. Tidak lah seorang menderita di dunia dan akhirat melainkan karena mengabaikan perintah-NYA.
Menahan pandanga mata berarti pencegah sampainya pengaruh anak panah yang beracun ke dalan hati, yang boleh jadi merupakan sebab kebinasaan.
Menahan pandangan mata dapat menghasilkan kebersamaan dengan Allah, sementara mengumbar pandangan mata akan memisahkan dan menjauhkan dari Allah. Tidak ada yang lebih berbahaya bagi hati selain dari mengumbar pandangan, sebab mengumbar pandangan hanya mengakibatkan liar diri kita antara kita dengan Allah SWt. Tidak orang tersesat dan celaka kecuali yang jauh dari-Allah Swt.
Menguatkan hatidan membuatnya gembira. Sebaliknya mengumbar pandangan akan melemahkan hati dan membuatnya muram.
Mencuptakan cahaya dalam hati, sebagaimana mengumbar pandangan dapat menggelapkan hati. Hamba yang tidak memiliki cahaya dalam hatinya ibarat orang buta yang meraba-raba dalam kegelapan.
Menghasilkan firasat yang benar, sehingga pelakunya dapat membedakan mana yang hak dan yang bhatil, mana yang benar dan mana yang dusta.
Menahan pandangan mata dapat menghasilkan keteguhan, keberaian dan kekuatan di dalam hati. Hal itu karena hati menjadi terjaga dari noda dan tetap dalam kemuliaan. Allah menjadikan kemuliaan sebagai pasangan ketaatan dan menjadikan kehinaan sebagai pasangan kedurhakaan.
Menahan pandangna mata dapat menutup pintu masuk setan ke dalam hati, karena pengaruh setan masuk lewat pandangan mata lalu menyusup ke dalam hati, lebih cepat dari masuknya udara ke ruang hampa. Selanjutnya setan akan memoles gambar-gambar dari apa yang kita lihat sehingga seola tampak lebih indah dan menarik yang akhirnya terciptalah angan-angan dan setan menyalakan apai syahwat serta mengobori nafsu kita sehingga hati benar-benar berada pada kobaran api syahwat.
Menahan pandangan mata dapat memusatkan pikiran untuk memikirkan hal-hal yang bermanfaat dan membuat sibuk dengan kemaslahatan. Sementara mengumbar pandangan mata dapat menjadi penghalang bagi kemaslahatan diri dan memalingkan diri dari mengingat Allah Swt.
Antara hati dan jalan ada lorong yang menjadikan tempat pemindahan, kebaukan dan kerusakan tergantung atas kebaikan dan kerusakan yang lain. Bila hati rusak maka rusak pula pandangan. Bahkan seluruh anggota badan ini akan ikut rusak.
Nah itu lah tadi beberapa manfaat menjaga/ menahan pandangan mata yang begitu besar dan berharga jadi, tunggu apa lagi marilah kita mulai dari sekarang menahan pandangan jangan kita biarkan pandangan mata kita menjadi liar. mari kiat yakin akan manfaat menahan pandangan mata seperti apa yang di jelaskan diatas. Semoga kita menjadi hamba allah yang selau di jaga dan di naungi RahmadNYA, amien.
Friday, June 19, 2009
Sepucuk Surat Dari Hamba
Wednesday, April 22, 2009
Renungan
Baiklah...sebenarnya sholat itu adalah sebuah perbuatan yang dapat mencegah bagi yang melaksanakannya dari perbuatan keji dan mungkar kalau saja sungguh-sungguh dengan kesadaran diri bahwa kita benar-benar merasa sedang berhadapan kepada sang kholik yaitu Allah swt. dengan kesadaran inilah langkah awal untuk dapat konsentrasi.
Saya yakin jika seorang hamba telah benar-benar sadar dengan kesadaran jiwa yang mantap insya Allah akan bisa merasakan nikmatnya sholat. sia -sialah jikalau sholat kita hanya karena terpaksa dan bukannya badan ini semakin sehat dan pikiran fress sehabis sholat tapi malah semakin gak karuan dan pikiran tambah strees dan ini adalah tanda bahwa sholatnya masih perlu dikoreksi. insya allah orang yang dapat merasakan sholat dengan ikhlas sepenuh hati akan dapat merasaakn kedamaian dalam batinnya .
Marilah kita renungkan kembali firman allah dalam al quran, allah berfirman: ''dirikanlah sholat untuk mengingatku'', jadi fungsi sholat adalah sebagai media agar seorang hamba bisa mengingat Allah. tapi kenapa justru saat sholat pikiran kita selalu saja melayang layang bahkan sama sekali tak ingat pada allah?hal ini yang perlu kita introspeksi diri.
Semoga hari demi hari kita dapat bertambah khusyu' dalam sholat dan dapat merasakan nikmatnya sholat.
ya allah....tolonglah hamba..untuk dapat mengingatMU dan selalu bersyukur serta baikkanlah ibadahku...Amien.
Thursday, March 26, 2009
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Ya allah ya robbi
Engkau ciptakan hati ini sebuah Organ tubuh yang unik dan menyimpan segudang misteri, hati ini berada dalam genggamanMU. Ya allah….hati ini kadang resah..senang…gembira…gundah,,,,sumpek. Ya Rob….sungguh hanya kepada engkaulah aku memohon agar hatiku senantiasa terang dan tentram bersamaMU.
Aku ingat akan sebuah syair…..........
’ ‘Tombo ati iku limo sak wernane’’
Kapeng pisan Moco qur an ange-angen sak maknane’’
‘’kapeng pindo sholat wengi lakonono”
''Peng telune..... wong kang sholeh kumpulono”
“kapeng papat kudu weteng betah luwe”
''peng limone dzikir wengi engkang suwe''
Aku ngerti inilah sebuah syair yang menggugah hati…....
Sebagai obat hati yang selau gelisah dan gundah ini........
“”wahai dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku kepada agamaMU dan taat kepadaMU amien.
TTD
HAMBA ALLAH
Thursday, March 5, 2009
semoga kita selalu mendapatkan bimbingan dan penjagaan dari alloh dari segala fitnah dunia ini.
Betapa banyak celah celah kemaksiatan saat ini. semu kembali pada diri kita masing masing. ujian dan godaan semakin berat. di jaman yang serba instan .semua layanan sudah berbasis teknologi canggih.jangan sampai kita terlena dan lalai dari kewajiban kita sebagai abdun atau hamba alloh.wallohu a'lam
Hamba Alloh
Monday, February 2, 2009
Nasehat lana..wa lakum
Ukhuwwah nabatiyah yaitu bagaimana kita bisa selaras dan seimbang denga alam,kita selalu menjaga kelestariannya dan selalu mau bersahabat. telah banyak kerusakan di bumi ini karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab,saat ini di negara kita tercinta, diberbagai daerah sedang mengalami banjir, musibah tanah longsor dan lain sebagainya, hal ini pertanda bahwa alam sudah bosan dan tidak bersahabat lagi dengan kita, belum lagi gempa yang menimpa di salah satu daerah,hal ini menjadi renungan bagi kita sudahkah kita mendengarkan jeritan alam ini..??itulah yang patut kita renungkan,
ukhuwwah ilahiyyah yaitu bagaimana kita menjalin hubungan dengan allah swt. dengan cara kita selalu menjalankan perintah dan menjauhi laranganNYA.
ukhuwah wathoniyyah yaitu bagaimana kita menjalin hubungan antar negara sehinggan kita dapat menjadi sahabat antara negara lain.
sahabat sahabatku..!!!
Dunia ini semakin sempit, batas wilayah telah sirna dengan munculnya teknologi canggih,kita patut gembira dengan adanya teknologi baru ini, tapi kita juga harus waspada sebab tidak semua nya memberikan hal yang baik bahkan sebaliknya jika kita tidak hati-hati akan terjerumus dalam jurang kerusakan moral,betapa banyak sisi yang kurang baik dari adanya internet tayangan tv yang kurang mendidik,budaya barat yang sebenarnya tidak pantas kita tiru, dan masih banyak lagi, karena itulah mari kita perkuat pondasi kita, iman kita jangan sampai terkikis dan bahkan tanpa kita sadari akan hilang,sadar atau tidak sekarang ini telah banyak fitnah, kita harus tahu bahwa fitnah yang terbesar jaman ini adalah munculnya hal-hal baru yang dapat menghalangi kita untuk ingat kepada allah swt. apapun itu, sehingga kita akan malas sholat malas belajar ilmu agama, malas menjalankan ketaatan, dan lebih suka pada hal-hal yang kurang bermanfaat, na'udzubillah mindalik.
Semoga saja kita selalu diberi pertolongan oleh allah swt. Mari kita selalu memohon kepadaNYA agar diselamatkan dari fitnah dan diberi kemudahan untuk bisa istikhomah dalam menjalankan segala perintahNYA (sebagai hamba) dan sabar dalam menjauhi segala laranganNYA.wallohu a'lam
Monday, December 29, 2008
Renungan Akhir Tahun

Sunday, December 7, 2008
Kini gema takbir telah berkumandang. pertanda bahwa Hari 'Idul Qurban kembali hadir di hadapan kita. Tinggal beberapa jam lagi kita akan bersama sama melaksanakan sholat ied. perlu kita syukuri bersama dimana hari penuh berkah ini dapat kita jadikan ibrah bagi diri umat muslim di seluruh dunia. Hari Raya ini mengingatkan kita akan sejarah abul anbiya' yang telah rela berkorban demi mengharap ridho allah swt.Dialah Nabiyullah Ibrahim semoga keselamatan atas beliau, yang mana beliau mendapatkan ujian dari Allah swt untuk melaksanakan tugas berat yaitu diperintahkan untuk menyembelih putranya tercinta yang saat itu masih berumur belasan tahun. Akan tetapi bekat ketawaduan putranya dan besarya rasa kehambaan pada diri Nabi ibrahim, maka dilaksanakanlah perintah yang cukup berat tersebut dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
saudaraku..!!!!
Gambaran diatas dapat kita ambil ibroh betapa kuat keimanan dan kesabaran Nabi Ibrahim AS. Ujian yang dia hadapi begitu berat tapi tidak menjadikan dirinya ragu bahkan semakin tambah kuat keimanannya kepada Allah swt. Hal itu hanya sedikit dari banyak ujian yang telah diberikan Allah swt kepada Nabi Ibrahim sehingga beliau mendapatkan gelar Ibrahim kholilulloh.
Wahai saudaraku, marilah kita ber ittiba' pada Nabi Ibrahin dengan berkorban bagi yang sudah cukup mampu, dan yang belum semoga tahun depan bisa melaksanakan qurban amien.
pada hakikatnya berqurban disini adalah merupakan bukti kehambaan kita kepada allah. Allah tidak butuh kepada qurban tersebut, akan tetapi hal itu adalah sebagai tanda bukti bahwa kita benar benar menyembah kepadaNYA dan taat atas segala perintah. semoga Hari Raya 'Idul Adha tahun ini bisa kita jadikan momentum penyadaran hati kita dengan harapan akan munculnya rasa keikhlasan dan kesabaran dalam beramal dan menyembah kepada Allah swt dengan cara patuh dan taat pada perintahNYA amien.wallohu a'lam